Jangan Abaikan Perawatan SPOORING dan BALANCING Mobil

Jangan pernah abai pada perawatan spooring atau wheel alignment alias penyelarasan roda mobil kalian ya Sobat JKM. Aktivitas ini sudah harus masuk dalam daftar wajib perawatan rutin loh… Sebab, kebiasaan sering melewati jalan dengan kondisi tidak menentu, dapat membuat setelan roda berubah. Mengapa setelan roda berubah, lantaran roda mengalami kontak langsung dengan permukaan jalan. Otomatis roda akan mendapat efek saat ban mobil menghajar jalan berlubang atau rusak. Efek paling terasa langsung yaitu setir tidak bisa lurus dan mobil terasa liar saat dikendarai. Ketika saat berkendara, Sobat JKM merasakan setir lari-larian, masalah itu mungkin muncul dari roda

Tidak hanya itu, berubahnya setelan roda mobil juga bisa menyebabkan ban rusak loh… Sebab dengan kemiringan yang berubah, titik tumpuan mobil saat diisi beban juga berganti. Belum lagi efek ban habis yang tidak merata karena perubahan tersebut. Untuk memperbaikinya, diperlukan wheel alignment yang menyetel sudut camber, caster, dan toe. Ban yang habisnya tidak merata terjadi karena ada bagian yang tertarik, makanya saat proses spooring atau balancing sebaiknya sambil dilakukan rotasi ban. Sebetulnya tidak ada patokan waktu yang baku untuk melakukan spooring atau balancing. Asal posisi kemudi masih baik-baik saja, tidak ada kendala dalam pengendalian, roda mobil bisa dikatakan aman. Namun sesuai dengan anjuran pabrikan, idealnya spooring dilakukan setiap enam bulan sekali atau 10.000 Km. Sambil mengecek kembangan ban juga, apakah habisnya merata atau tidak.

Write a comment